MALAM





Dalam sunyi malam yang mendalam,

pikiran berdansa tanpa irama.


Beban hari yang tak kunjung reda,

menumpuk dalam helaan napas yang perlahan.


Asap rokok melingkar pelan,

menutupi sepi yang diam-diam menusuk.


Tak ada tempat untuk berbagi cerita,

hanya gelap yang tetap setia mendengar.


Di bawah bintang yang berkelip tenang,

tersimpan kisah yang tak sanggup diucap.


Malam berdiri sebagai saksi bisu,

menjaga rindu yang tak tahu arah pulang.


Dalam kepulan asap yang melayang jauh,

hati dan pikiran berpadu dalam renungan panjang.


Dan di ujung malam yang semakin hening,

tinggal secercah harapan—

seperti rokok yang perlahan padam,

meninggalkan tenang yang samar.



Penulis: Adie Guna Apik Dumadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silaturahmi Antar Sedulur Tegal (SIASAT) 2025: Meniti Langkah Bersama, Membangun Kenangan Selamanya

Pekan Ramadhan IMT: Tebar Kebaikan di Bulan Keberkahan

Pelantikan Pengurus Baru Dan Rapat Kerja IMT UIN Walisongo 2025/2026