Bakti Sosial IMT Kom. Walisongo Semarang: Mengabdi, Berkarya, Melestarikan Tradisi
Foto
Bersama setelah Pembukaan Acara Baksos 2026
Tegal, imtwalisongo.blogspot.com –Ikatan Mahasiswa Tegal Komisariat UIN Walisongo Semarang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial yang bertemakan “Bakti Desa Muda: Melestarikan Tradisi Dan Menjaga Marwah Generasi”. Acara ini bertempat di Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal pada Hari Jum’at-Minggu (10-12/07/2026).
Kegiatan
diawali dengan pembukaan yang diisi pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan
lagu Indonesia Raya dan Mars IMT, sambutan-sambutan, dan yang terakhir ditutup
dengan do’a. Selanjutnya, panitia menggelar berbagai perlombaan bagi pelajar
tingkat Sekolah Dasar, seperti Lomba Cerdas Cermat, pidato, dan puisi, kemudian
ditutup dengan kegiatan nonton film edukatif bersama masyarakat pada malam hari.
Dalam Sambutan
yang pertama disampaikan oleh ketua pelaksana, AlFina Putri Sukmadiyanti.
Beliau menyampaikan bahwa bakti sosial ini bukan sekedar menyajikan program
kerja organisasi, melainkan wujud nyata bagi kami sebagai mahasiswa untuk
menciptakan dan mengabdikan bakti kita kepada masyarakat. “kami hadir di sini
bukan karena merasa paling mampu, melainkan untuk belajar, berkolaborasi, dan
mengabdikan diri kepada masyarakat desa kabunan sesuai dengan kemampuan yang
kami miliki.". Ujarnya.
Sambutan yang kedua
disamapaikan oleh Ketua Umum IMT
Komisariat UIN Walisongo Semarang, M. Tegar Ramadhanal Ayani,
menegaskan bahwa tema "Bakti Desa
Muda: Melestarikan Tradisi dan Menjaga Marwah Generasi"
bukan hanya slogan kegiatan, melainkan komitmen mahasiswa untuk menjaga
budaya, memperkuat nilai pengabdian, dan mempersiapkan generasi muda agar mampu
menjadi garda terdepan di tengah masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh
anggota IMT untuk terus menghadirkan manfaat nyata melalui kegiatan sosial yang
berkelanjutan.
Sambutan
ketiga disampaikan oleh perwakilan Pembina IMT Komisariat UIN Walisongo
Semarang, Bapak Puji, S.Pd. Beliau berpesan agar para mahasiswa dapat
memanfaatkan momen ini untuk memahami realita kehidupan bermasyarakat yang
seringkali jauh berbeda dengan teori di bangku kuliah, dan mahasiswa harus senantiasa
menjaga etika, mengedepankan sikap rendah hati, dan meninggalkan kebencian
selama berbaur dengan warga desa. Mahasiswa harus mampu menempatkan dirinya
dengan baik, mengingat setiap lapisan masyarakat memiliki karakter, budaya,
sera kebiasaan lokal yang berbeda-beda.
Sementara itu,
Kepala Desa Kabunan, Ibu Istiqomah Nur
Rahmawati, S.E., menyampaikan apresiasi atas kepedulian
mahasiswa terhadap masyarakat Desa Kabunan. Dalam sambutannya, beliau
mengingatkan pentingnya memegang prinsip dalam mengabdi dengan pesan, "Kita
itu punya prinsip muda mengabdi, jangan menua tanpa arti.". Beliau
berharap semangat pengabdian tersebut tidak berhenti ketika kegiatan selesai,
melainkan terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja di
masa mendatang.
Memasuki hari
kedua, kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis bersama warga
sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat lingkungan sekitar. Setelah itu,
IMT menyelenggarakan seminar bertajuk "Bahaya
Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal di Masyarakat Digital",
bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Setelah itu kegiatan dilanjutkan
dengan penyaluran bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan serta kerja
bakti bersama warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Pada sesi seminar,
perwakilan dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK), Ibu Kristina
Nimas Wijayani, menjelaskan bahwa OJK sebetulnya gabungan dari
dua lembaga, sebagian pegawai dari bank indonesia, sebagian pegawai dari
kementrian keuangan. Pengawasan lembaga keuangan yang tadinya terpisah sekarang
dijadikan satu tempat di OJK supaya pengawasannya terintegrasi. Tugas OJK itu
dikenal dengan nama 3M mengatur, mengawasi, dan melindungi. Dan pembentukan
OJK diatur pada Undang-Undang No.21 Tahun 2011. Beliau juga menyampaikan bahaya
investasi bodong yang marak terjadi dan keluhan masyarakat mengenai pinjaman
online (daring) yang bermunculan. Beliau menegaskan bahwa OJK memberlakukan
aturan seleksi ketat dan permohonan untuk membatasi izin pinjaman online (daring).
Di akhir pemaparannya, beliau mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap
modus penipuan digital yang marak diera digital sekarang.
Perwakilan Pemerintah
Desa Kabunan menyampaikan harapan agar materi seminar yang diberikan dapat
memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus dapat disebarluaskan kepada
masyarakat luas sehingga ilmu yang diperoleh tidak berhenti hanya pada peserta
kegiatan.
Hari terakhir
Bakti Sosial diawali dengan kegiatan senam sehat bersama masyarakat Desa
Kabunan serta jalan sehat yang dibuka dan dilepaskan langsung oleh Bupati Tegal
yaitu Bapak H. Ischak Maulana Rohman, S.H., M.M. dan Kepala Desa Kabunan,
dilanjutkan penampilan kesenian kuntulan dan tari daerah sebagai bentuk
pelestarian budaya lokal. Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah lomba,
santunan anak yatim, pembagian doorprize, serta hiburan bersama masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi
dari warga Desa Kabunan.
Pada penutupan
kegiatan, perwakilan Pemerintah Desa Kabunan juga mengucapkan terima kasih atas
dedikasi mahasiswa selama berada di desa dan berpesan agar seluruh peserta
senantiasa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan. "Tetap jadilah orang baik. Menjadi orang baik
jangan sampai bosan, dan menjadi orang bermanfaat bagi lingkungan.
Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya,"
pesannya.
Melalui
kegiatan Bakti Sosial 2026, IMT Komisariat UIN Walisongo Semarang berharap
dapat terus menjadi wadah mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai
pengabdian, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, serta menjaga dan
melestarikan budaya lokal. Semangat kebersamaan yang terbangun selama tiga hari
pelaksanaan diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara
mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang
lebih baik.
Rep/Red: Muthia Nur Fauziyah/Akmal T.S
Komentar
Posting Komentar