Ziarah IMT UIN Walisongo Semarang Tingkatkan Nilai Spiritual dan Kebersamaan Mahasiswa
Semarang, imtwalisongo.blogspot.com Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) UIN Walisongo Semarang
melaksanakan kegiatan ziarah pada Kamis, 13 November 2025, dengan tujuan ke dua
makam ulama besar di Kota Semarang, yaitu K.H. Sholeh Darat di Jl. Bendungan, Kelurahan
Randusari, Kecamatan Semarang, Jawa Tengah
dan Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya di Kembangsari, Kecamatan
Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan yang menjadi agenda resmi Departemen
Pengembangan Masyarakat ini diikuti puluhan mahasiswa dan berlangsung khidmat.
Ketua IMT Kom. Walisongo Semarang, M. Tegar Ramadhanal Ayani, menjelaskan bahwa ziarah ini merupakan bagian dari program kerja yang telah disahkan dalam pelantikan pengurus. Ia mengatakan,“Ziarah ini sudah menjadi program Departemen Pengembangan Masyarakat. Tujuannya tidak hanya untuk berdoa, tetapi juga mengumpulkan anak-anak Tegal supaya bisa bersilaturahmi dan berkumpul bareng. Sekalian ziarah ke makam-makam ulama di Semarang harapannya, ke depan lebih banyak lagi teman-teman yang ikut. Ini agenda kebersamaan kita, jadi semoga semakin banyak mahasiswa Tegal yang bisa berkumpul dalam kegiatan seperti ini,” ujarnya kepada peserta yang hadir saat itu.
Sementara itu, Roihan Gibran Hidayatul Amal, Koordinator Departemen Pengembangan Masyarakat, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan internal, tetapi juga meningkatkan kedekatan spiritual mahasiswa. “Kita ingin makin erat dengan sedulur-sedulur IMT. Selain itu, kita ingin lebih dekat dengan para wali, tokoh-tokoh seperti Habib Sholeh dan Habib Thoha. Nuansa spiritualnya lebih terasa.” Ia juga menambahkan harapannya, “Semoga teman-teman berani ikut meski tanpa agenda khusus. Yang penting, kita bisa belajar dari ulama-ulama, baik dari ilmu maupun jejak perjuangan mereka.”
Kesan positif juga datang dari peserta ziarah, Astiva Retno Septia, mahasiswa angkatan 2025. “Rasanya senang, karena bisa dapat banyak teman dan pahala juga,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat diperluas “Semoga ke depannya bisa lebih jauh lagi, misalnya ziarah ke Kudus. Karena sekarang masih di wilayah Semarang.”
Komentar
Posting Komentar