Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Mempererat Solidaritas, IMT Walisongo Semarang Gelar Kegiatan Healing dan Bakaran di Prabanlintang

Gambar
  foto bersama di Prabanlintang pada acara stand Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) Komisariat UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan jalan-jalan dan bakaran pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan dan menghidupkan kembali semangat kekeluargaan antaranggota IMT. Kegiatan ini dilaksanakan di Prabanlintang, tepatnya di Jalan Raya Danasari, Desa Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Di mana tempatnya banyak  ditumbuhi pohon pinus sehingga menciptakan suasana yang sejuk dan teduh, menjadikan nyaman untuk agenda bakar-bakaran, bermain game , serta senda gurau yang menghangatkan. Kegiatan ini diikuti oleh 40 sedulur IMT terdiri dari pengurus dan anggota. Meskipun cuaca mendung, agenda bakar-bakaran dan bermain  game tetap terlaksana dengan lancar. Gelak tawa pecah saat sesi game tebak gaya berlangsung, hingga cuaca mendung tidak terasa menjadi halangan.   Suasana sederhana ini justru membuat rasa kekeluargaan IMT semakin er...

Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) Gelar Kegiatan Ziarah dan Tahlil Bersama Sebagai Sarana Edukasi dan Refleksi Mahasiswa

Gambar
  Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) menyelenggarakan kegiatan ziarah pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda keorganisasian yang bertujuan untuk menumbuhkan nilai spiritual, mengenang jasa para leluhur, serta mempererat silaturahmi antar anggota IMT. Ziarah dilaksanakan di dua lokasi, yaitu makam Syekh Abdul Ghofar atau yang dikenal sebagai Mbah Pangeran Purbaya, dan makam Ki Ageng Anggawana. Kedua tokoh tersebut dikenal sebagai ulama dan sesepuh yang memiliki peran penting dalam sejarah penyebaran nilai keislaman dan budaya di wilayah Tegal dan sekitarnya. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota Ikatan Mahasiswa Tegal dengan penuh khidmat. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan ziarah dan pembacaan tahlil di masing-masing makam. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Menurut salah satu peziarah yang hadir, Muhammad Firdaus selaku ketua satu IMT, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa melalu...

Budaya Viral dan Dampaknya terhadap Perilaku Masyarakat di Era Digital

Gambar
  Ilustrasi media sosial Di era digital saat ini, saya menyadari bahwa fenomena viral telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Apa yang awalnya hanya berupa unggahan sederhana dapat berubah menjadi topik nasional yang memengaruhi opini publik, sikap sosial, bahkan perilaku individu. Menurut pengamatan saya, budaya viral terbentuk dari kombinasi antara perilaku pengguna media sosial dan sistem algoritma platform digital. Konten yang mengandung unsur emosional, sensasional, atau kontroversial cenderung lebih mudah menarik perhatian dan dibagikan secara luas. Hal ini sejalan dengan pandangan Berger (2013) yang menyatakan bahwa emosi memiliki peran penting dalam mendorong seseorang untuk menyebarkan suatu konten. Dalam konteks ini, masyarakat bukan hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebag...